Mentari-mentari kecilku (Part 2)

hmm… gadis lain yang manis berwajah oriental yang sangat mudian dan perfeksionis , dia seorang anak yang nyeni banget tidak mau terikat oleh aturan dan agak cepat dewasa dalm hal berfikir, selalu menghiasi hariku dengan pipinya yang menggemaskan kala dia ga mood. yang pada akhirnya mau menulis dan semakin banyak yang ditulisnya. akh… di akhir tahun ajaran ini aku kehilangan seorang gadis manis nan juga centil, karena cinta laura adalah idolanya, yang selalu datang kesekolah dengan gaya kgas cerianya dan sesaat bisa berubah wajahnya jika ia menemukan hal yang tak disukai. keceriaannya, imajinasinya dan kesenangannya bercerita senantias samapi aku terkagum – kagum telah mewarnai hari – hariku, kadang kami sulit membedakan mana yang realita dan imajinasi dalm ceritany. hmm dia sangat hebat dalam menggambar , dan dia bebakat jadi seorang kartunis. satu hal lain yang unik adalah dia pencinta binatang. lain lagi ceritanya tantang seorang bocah lelaki yang sangat suka akan aktifitas fisik dan ga focus dalam belajar. betapa aku masih ingat ketika ia bisa melakukan penjumlahan dengan penyisipan, dia minta tambah soal dan selalu berkata ‘ mudah ‘,    dia anak yang nice sebenarya namun kehausannya akan kasih sayang, karena kehilangan ibu pada usia sangat belia mungkin  ditunjukkan dengan kejahilan mengacaukan suasana dengan kata dan tingkahnya. dan… betapa bangganya ia ketika memenangkan perlombaan – perlombaan fisik dan ketangkasan di sekolah. lain dia lain pula musuh bebyutannya. seorang bocah yang memiliki sifat kewanitaannya jauh lebih bahyak dari wanita sendiri, yang memiliki bakat menjadi pengamat dan kritiku, yang suatu saat ku prediksi bisa bakal jadi seorang politisi dan pengamat. namun sayang aku dan fasilitator laijn masih harus bekerja keras untuk membantunya agar lebih bisa disukaui teman – temannya. padahal dia anak terpintar di kelas. Lain pula dengan seorang anak yang sering terbuka kancing celananya, dia anak yang pintar selalu menyelesaikan tugas dan cukup memiliki motivasi belajar yang baik. yang kadang masih sering jahil. aha.. aku masih punya seorang siswa perempuan lain yang berbdan padat dan sangat manis, sayangnya memiliki situasi keluarga yang tidak beruntung. betapa dulu aku ngeri melihat hasil gambarnya, sebuah gambar yang diwarnai dengan bagus dan pada tahap akhir akan selalu di warnai dengan warna hitam dan warna gelap menutup kebagusan gambarnya. begitu banyak beban psikologis yang dialaminya. sekarang ini ia mengalami kemajuan cukup banyak, senyumnya tidak lagi menggambarkan beratnya beban yang difikirkanya, dan terasa lebih ringan dan sumringah. sungguh betapa sangat manis ia seorang gadis lain yang terpaut beberap tahun usianya di bawah ku menjadi salah satu penghuni kelasku, pada akhir tahun ini begitu banyak kemajuan yang dicapainya dari segi sosialisasi dan kepercayaan diri. aku masih ingat betapa sulitnya dulu kata – kata keluar terucap dari dirinya, namun sekarang ketika ia bercerita seperti keran mengalir. betapa bagusnya anak – anak lain memperlakukan ia sebagai teman dan sebagai kakak.

sekarang tugasku memegang kelas berakhir sudah, aku pasti akan sangat merindukannya. terlalu banyak cerita tentang mereka yang membuatku selalu tersenyum.aku yakin akan mereka semua untuk bisa menaklukkan tantangan nasa depan mereka. tidak cukup rasanya perbendaharaan kataku untuk melukiskan mereka, karena mereka adalah lukisan terindah ciptaan tuhan. betapa aku sangat mencintai mereka “selamat berjuang anak – anakku. I love you all

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s