Bermain & Belajar

Pekan Olahraga Sekolahalam Minangkabau — Kenapa ya… ada permainan tradisional di acara pekan olah raga? Karena keberadaan permainan tradisional hampir sudah tidak dikenal lagi oleh kalangan anak-anak zaman now. Jika dikatakan tidak kenal mungkin anak-anak Zaman Now mengenalnya, tetapi apakah mereka sering memainkannya? Atau apakah mereka tertarik untuk memainkannya? Kalau ditanya kepada masing-masing para pembaca serta diri saya sendiri “lebih banyak mana waktu yang dihabiskan oleh anak-anak kita, bermain permainan tradisional atau permainan modern?” Silahkan saja dijawab sendiri. Disamping itu permainan tradisional mempunyai banyak pembelajaran bagi anak-anak khususnya permainan yang memerlukan kerja sama tim, siasat bermain, ketangkasan anak, pengembangan jiwa sportifitas, dan pengendalian emosi anak. Pembelajaran ini mungkin dapat dijelaskan di berbagai macam pembelajaran di depan kelas dengan menggunakan berbagai metode. Tetapi,  pada generasi zaman now anak-anak dijadikan sebagai pusat pembelajaran dan dijadikan aktif didalam setiap kegiatan. Salah satu upaya yang dilakukan oleh sekolahalam adalah dengan cara menghadirkan pekan olahraga yang mengangkat permainan tradisional sebagai bagian dari acara pekan olah raga SAM.

Selama acara PAKASAM berlangsung anak-anak sekolah alam dibagi menjadi enam kelompok. Masing-masing kelompok diberi nama sesuai dengan nama-nama benua yang ada di dunia. Mulai dari benua Asia, benua Afrika, benua Amerika, benua Eropa, benua Australia dan benua Antartika. Pembagian anggota kelompok dilakukan secara acak mulai dari siswa Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) sampai siswa Sekolah Lanjutan (SL), jadi pada setiap kelompok ada siswa-siswi yang duduk dikelas 1,2,3,4,5,6 dan sekolah lanjutan. Sedangkan untuk siswa TK digabungkan menjadi satu dari TK A-1, TK A-2 dan TK B. Kelompok benua Asia, Afrika, Amerika, Eropa dan Australia beranggotakan siswa kelas 1 sampai 6 dan SL. Khusus untuk anak-anak yang masih duduk di TK tergabung dalam satu kelompok yang diberi nama benua Antartika. Masing-masing kelompok didampingi oleh satu orang official yang bertugas, membimbing, mengarahkan dan menyemangati masing-masing kelompok. Dress code untuk kegiatan PAKASAM ini adalah baju olah raga, atau baju yang nyaman digunakan oleh anak-anak untuk mengikuti pertandingan, serta menggunakan sepatu olahraga. Mau tahu bagaimana berlangsungnya acara PAKASAM.

 

Hari Pertama PAKASAM

3 September 2018

 

Dipagi hari yang cerah tepatnya dihari senin tanggal 3 September 2018 adalah hari pertama acara PAKASAM diselenggarakan. Ketika kaki mulai melangkah masuk menuju gerbang sekolah terlihat beberapa anak yang berpakaian seperti biasanya dengan menggunakan baju kaus, celana panjang, dan jilbab untuk anak perempuan. Beberapa anak tampak begitu bersemangat membersihkan lingkungan sekolah. Ada yang memegang sapu lidi sambil berdiri, ada yang menyapu halaman dengan semangat, ada memegang serokan, ada mengambil plastik sampah, ada yang membersihkan kelas dan ada pula yang baru datang. Ya.. begitulah pagi hari disekolahalam tidak lengkap rasanya tanpa adanya gotong royong. Tanpa disuruh pun anak-anak sudah tahu dengan kewajibannya untuk membuat dan menjaga lingkungan sekolah agar tetap bersih dari sampah. Diberbagai sudut lapangan terlihat banyak sekali onggokan sampah, tapi itu bukan sampah plastik, itu semua adalah sampah dedaunan yang gugur. Setelah sepuluh menit berlalu semakin banyak anak-anak yang berdatangan, bersalaman dengan fasilitator, mengambil absen, meletakkan tas di kelas, dan ikut bergabung bersama-sama teman yang lain untuk melakukan gotong-royong. Essst…jangan salah dulu, disini bukan hanya anak-anak yang bergotong-royong tetapi semua warga sekolahalam ikut bergotong-royong ya.. termasuk fasilitator dan staf-staf yang ada di sekolahalam.

Agenda rutin lainya dipagi hari adalah senam pagi. Di sekolahalam minagkabau ada berbagai macam senam yang di berikan kepada anak-anak, mulai dari senam ceria, senam pramuka, senam maumere, dan senam-senam yang dikombinasikan dengan musik-musik modern. Untuk instruktur senam sendiri langsung dipimpin oleh fasilitator penanggung jawab senam, dan dibantu oleh anak-anak yang sudah hafal dengan gerakan senam. Nah…, ini… ni senam yang paling menarik dan menjadi favorit yaitu senam ceria, dan senam maumere. Alokasi waktu untuk kegiatan senam ini cukup 15 menit paling lama. Setelah kegiatan senam selesai barulah dimulai acara pembukaan PAKASAM.

Acara pembukaan PAKASAM diawali dengan aba-aba pengumpulan seluruh siswa-siswi sekolahalam dilapangan berdasarkan pembagian kelompok yang sudah di tentukan. Masing-masing kelompok telah siap dengan bendera benua dan yang tak tertinggal adalah yel-yel masing-masing kelompok. Pembukaan PAKASAM langsung dibuka oleh kepala SD dan SL sekolahalam minangkabau, dengan membunyikan serine toa. Setelah pembukaan selesai anak-anakpun dipersilahkan untuk istirahat snack selama 45 menit, serta mempersiapkan diri untuk melakukan perlombaan pertama.

Perlombaan pertama yang diikuti oleh masing-masing delegasi benua adalah lompat jauh. Untuk perlombaan lompat jauh ini, masing-masing benua harus mengutus dua orang delegasi laki-laki dan dua orang delegasi perempuan. Seluruh delegasi diharuskan melakukan lompatan sejauh kemampuan mereka. Ada yang melakukan lompatan dengan sangat semangat, penuh percaya diri, dan ada yang diawali dengan berdo’a terlebih dahulu. Berbagai macam ekspresi pun mereka keluarkan ketika memulai aba-aba lari, ketika melompat dan ekpresi ketika selesai melakukan lompatan. Rata-rata anak laki-laki mampu melompat lebih dari satu setengah meter, sedangkan untuk perempuan kurang dari satu setengah meter. Para delegasi yang berlasil melompat dengan hasil lompatan tiga terjauh diambil menjadi pemenang lomba. Acara perlombaan lompat jauh ini hanya memakan waktu lebih kurang satu jam.

Pertandingan kedua yang dilaksanakan adalah pertandingan tradisional lompat karet. Dalam pertandingan lompat karet, masing-masing benua harus mengutus lima orang utusan sebagai delegasi benuanya. Masing-masing delegasi harus memilih salah satu anggota nya menjadi induk didalam permainan tersebut. Sebelum pertandingan dimulai masing-masing induk dari utusan kelompok malakukan suite untuk menentukan siapa yang akan bermainan pertama dan siapa yang akan memegang karet. Pertandingan lompat karet ini berlangsung sangat menarik, dimana kedua delegasi benua yang bertanding berusaha untuk melompati karet dari lompatan karet di tanah, mata kaki, lutut, dada, telingga kepala, hingga berubah menjadi posisi pemegang karet berdiri lalu meletakkan karet di posisi pinggang, pusat, dada, telinga, kepala, jengkal dan merdeka. Untuk melewati berbagai macam tingkatan posisi tersebut anak-anak menggunakan berbagai macam cara mulai dari melompat tinggi, melompat melayang, menjangkau karet dengan ujung kaki, dan ada yang mencoba untuk melakukan jungkir balik. Namun sangat disayangkan sekali belum ada pemain yang mampu melewati posisi jengkal.

Dipermainan lompat karet ini kepercayaan diri anak-anak bisa dilatih, karena pada saat bermain masih ada anak-anak yang membuang waktu hanya untuk meyakinkan dirinya bahwa dia harus melewati rintangan yang ada didepanya. Serta melatih jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab bagi anak-anak yang ditunjuk sebagai induk. Anak-anak juga dilatih untuk memperkirakan sampai sejauh mana ia bisa melewati rintangan karet tersebut dan cara apa yang tepat digunakan agar kelompoknya mampu untuk memenangkan pertandingan tersebut. Dihari pertama acara PAKASAM hanya ada dua pertandingan yang dimaikan oleh anak-anak, kerena setelah jadwal istirahat makan siang dan sholat zuhur, ana-anak sekolahalam mempunyai kegitan rutin pengembangan bakat dan minat khusus randai (tarian tradisional, musik dan petatah petitih minangkabau) dan pertandingan akan dilanjutkan pada esok hari.

Oleh Citra Larici

SAM13-5

 

 

kunjungi tautan dibawah untuk :

TIKET GRATIS ALEK MINANGKABAU #7

sekolahalam minangkabau (antaranews.com)

sekolahalam minangkabau (antarafoto.com)

sekolahalam minangkabau (mertotvnews.com)

sekolahalam minangkabau (tempo.co)