Permainan Tradisional

CAK BUR

Permainan “cak bur” merupakan salah satu permainan tradisional yang pada zaman sekarang ini sudah sangat langka dimainkan oleh anak-anak, atau bahkan generasi Minangkabau sekarang tidak lagi mengenal permainan ini. Di beberapa derah permainan ini juga dikenal dengan nama Galah Asin, Galasin atau Gobak Sodor. Oleh karena itu, permainan “cak bur” pada Pekan Olahraga Sekolahalam Minangkabau tahun ini adalah sebagai wujud pelestarian permainan tradisional Minangkabau. Permainan tradisional ini menjadi daya tarik tersendiri bagi siswa-siswi Sekolahalam Minangkabau.

Pakasam foto 4

Jika ditilik lebih lanjut permainan “cak bur” ini bukan hanya sekedar permainan belaka. Akan tetapi sarat dengan nilai-nilai kehidupan. Dalam permainan ini anak-anak diajarkan untuk membangun kepercayaan satu dengan yang lain sehingga terbentuk kerja sama tim yang solid, mengenalkan sistem demokrasi untuk memilih seorang leader, mengatur strategi yang jitu, membaca kurenah atau kondisi psikologis tim dan lawan, meningkatkan ketelitian, dan mengumpulkan tenaga untuk menjadi yang tercepat.

Cak Bur SAM-2

Cara bermainnya pun sangat sederhana. Anak-anak dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok menyerang dan kelompok yang bertahan. Masing-masing kelompok memilih leader secara demokrasi. Untuk memulai permainan kelompok menyerang memulai dengan aba-aba “bur” kemudian disambut oleh kelompok bertahan dengan kata “cak”. Aba-aba ini merupakan kunci dari mulainya sebuah permainan. Jika ada kelompok yang lupa meneriakan aba-aba ini, maka kelompok mereka otomatis kalah. Kelompok menyerang akan berusaha semaksimal mungkin untuk menyeberangi pertahanan kelompok lawan pada garis paling belakang, tidak boleh tersentuh karena akan kalah. Untuk itu, anak-anak akan mengatur strategi yang sangat jitu sehingga semua anggota kelompok berhasil melalui pertahanan lawan dengan sempurna. Kelompok yang berhasil melewati pertahanan lawan, merekalah pemenangnya.

Cak Bur SAM

Melalui permainan tradisional ini, kami berharap dapat membentuk karakter generasi Minangkabau yang cemerlang, memiliki jiwa leadership yang sehat, mampu mengemban amanah dengan baik, menjunjung tinggi kejujuran dan sportivitas, mampu menganalisis dan menyusun strategi (rencana) ke depan, serta berjiwa besar.

Dan sejatinya, melalui permainan tradisional yang kami ajarkan di sekolahalam minangkabau telah mewakili proyeksi pendidikan abad 21 yang sedang digalakkan oleh pemerintah, yaitu PPK (Penguatan Pendidikan Karakter), 4 C (Critical thinking, Collaborate, Creative, Communication), dan Literasi.

Salam,
Energy Of Anak Nagari

Oleh Citra Larici dan Srimutia Elpalina

SAM13-5

kunjungi tautan dibawah untuk :

TIKET GRATIS ALEK MINANGKABAU #7

Tentang Jaringan Sekolah Alam Nusantara

sekolahalam minangkabau (antaranews.com)

sekolahalam minangkabau (antaranews.com)

sekolahalam minangkabau (antaranews.com)

sekolahalam minangkabau (antarafoto.com)

sekolahalam minangkabau (mertotvnews.com)

sekolahalam minangkabau (tempo.co)

sekolahalam minangkabau (harianhaluan.com)