GARDENING DAY

GARDENING DAY SEKOLAHALAM MINANGKABAU”

20180919_094338 (1)
Rasa antusias anak-anak saat panen hasil kebun mereka

Aktivitas rutin yang dilakukan di sekolahalam minangkabau adalah mengajak anak berkebun dan menyiram tanaman yang ditanamnya di setiap minggu. Meski terkesan kotor, aktivitas berkebun berdampak baik bagi anak. Aktivitas berkebun mengenalkan anak pada aneka jenis tanaman, termasuk sayuran. Semakin anak mengenal makanannya semakin besar kemungkinan ia menyukai makanan yang dihidangkan.

Para orang tua tidak usah khawatir ketika tangan anak kotor, karena hal tersebut dapat mengajarkan dan menumbuhkan rasa cinta anak terhadap alam. Anak bisa belajar pentingnya merawat dan menyayangi tanaman, mengajarkan proses tumbuh dan berkembang ketika anak diajak menanam, memupuk, menyiram, memetik, dan membawa hasil petikan dari aktivitas berkebunnya untuk dibawa pulang lalu dimasak menjadi hidangan yang lezat. Itu semua akan mengasah berbagai keterampilan dan memberinya pengalaman yang menyenangkan. Belajar memahami proses pertumbuhan, anak bisa melihat bukti, jika tanaman yang kurang “minum” dan “makan” akan layu dan tidak tumbuh tinggi. Dengan begitu kita dapat mengajarkan kepada anak bahwa tubuhpun membutuhkan makanan dan minuman untuk tumbuh sehat dan besar.

TK
Pemanfaatan barang bekas sebagai sarana berkebun

Dalam kegiatan berkebun anak tidak hanya mengenal tanaman, tetapi juga dapat mengenal hewan disekitar sekolah. Melalui itu akan tumbuh rasa empatinya kepada semua makhluk. Anak bisa belajar pentingnya menyayangi tanaman hingga mengetahui cacing yang kecil pun sangat bermanfaat dan berkesan bagi anak.

Melalui aktivitas berkebun anak bisa bergerak lebih aktif karena berkebun merupakan salah satu aktivitas fisik yang sama manfaatnya dengan aktivitas olahraga. Selain baik untuk perkembangan fisik, berkebun juga baik untuk perkembangan mental anak. Dengan bermain di luar anak jadi banyak bergerak dan gembira. Beberapa peneliti juga mengatakan bahwa berkebun juga bisa diterapkan sebagai terapi bagi anak-anak dengan kemampuan fisik terbatas. Melalui kegiatan berkebun kita juga dapat membiasakan budaya berhemat kepada anak. Kenapa bisa demikian? Tentu saja ketika anak berkebun, hasil dari kebun tersebut bisa langsung dimakan atau dimasak tanpa membeli terlebih dahulu. Dijamin lebih aman untuk dikonsumsi karna ditanam dan tumbuh tanpa pestisida. Turut membantu mengurangi emisi karbon dioksida juga. Udara disekolah bisa terasa lebih segar.

Nah, Yang agak berbeda ketika anak-anak berkebun adalah mereka memakai baju ayah yang tidak dipakai lagi sebagai pengganti celemek. Baju ayah dipakai untuk kegiatan-kegiatan yang dapat mengotori baju anak seperti pada kegiatan berkebun.

20180919_104443

Yuukk.. Kepoin kebun kita di SEKOLAHALAM MINANGKABAU

Oleh Ulfa Hartinah

SAM13-5

kunjungi tautan dibawah untuk :

TIKET GRATIS ALEK MINANGKABAU #7

Tentang Jaringan Sekolah Alam Nusantara

sekolahalam minangkabau (antaranews.com)

sekolahalam minangkabau (antaranews.com)

sekolahalam minangkabau (antaranews.com)

sekolahalam minangkabau (antarafoto.com)

sekolahalam minangkabau (mertotvnews.com)

sekolahalam minangkabau (tempo.co)

sekolahalam minangkabau (harianhaluan.com)