Kelas Panahan

Pak akhiro menjelaskan alat panahan

kelas panahan sekolahalam minangkabau dibuka pada november 2011, dikarenakan monotonnya pelajaran olahraga yang ada pada lembaran kurikulum dan dirasakannya perlu penambahan kegiatan aktifitas baru untuk anak-anak maka dibukalah kelas panahan. Memang kelas panahan bukan kelas wajib bagi anak-anak sekolahalam, untuk dapat masuk kelas panahan, anak-anak wajib mendaftarkan nya terlebih dahulu pada lembaran kartu belajar mereka, dan kemudian nanti akan disetujui oleh fasilitator kelas, fasilitator panahan, dan kepala sekolah. Apabila disetujui, maka mereka baru dapat mengikuti kelas panahan.

amelia belajar menarik busur

Manfaat dari panahan, antara lain, melatih konsentrasi anak, menambah kesabaran, dan menentukan sasaran atau tujuan .  Perkembangan kemampuan anak diharapkan dapat mencapai tujuan dari pembelajaran sehingga selain untuk memberikan hal baru, panahan juga memberikan kesempatan untuk setiap anak berprestasi.

Kelas Panahan sekolahalam minangkabau di koordinir oleh pak Akhiro Murio dan dibantu beberapa fasilitator lain, media peralatan panahan tergolong sederhana, dimana busur panah menggunakan pipa paralon yang dimodifikasi, senar dari tali yang telah dimodifikasi, serta anak panah dari kayu. namun kesederhanaan bukan menjadi alasan untuk mengurangi minat dan kemampuan anak.

seiring dengan berjalannya kegiatan dari kelas panhan, saat ini sedang direncanakan untuk membuka kelas untuk kategori umum, dimana siapa saja dapat belajar panahan.

Advertisements

Cita-cita yang ku gantung ..

Dia masih kecil. Belum 9 tahun. Pagi itu ia masuk ke gudang. Gudang sekolah. Kemudian terdengar tangisannya. Bu Pit mendekat ke gudang. Mendapatinya menangis. “Sakiiit…!!!” teriaknya. “Kenapa vero?” tanya Bu Pit. “Huhu…” jawabnya. Bu Pit menariknya keluar gudang.Membawanya ke dapur. Ke tempat yang terang.

Ternyata, jari telunjuk kakinya tertusuk paku. Bu Morin datang. Menanyai vero. “Kenapa Vero?” tanya Bu Morin. “Tertusuk paku, bu…, huhu..” jawabnya. Ia masih saja menangis. “Vero, kalau mau jadi polisi, tidak nangis, nak.” Ungkap Bu Morin. “Polisi nggak nangis ya, bu?” tanyanya. “Kalau mau jadi polisi, tidak nangis, nak.” Ungkap Bu Morin. Huhu Vero berhenti sejenak. Ia menahan tangisnya. Ia teringat cita-citanya.

Rivero Avernus "vero"

Continue reading

Pesta Lingkungan Hidup II

seperti beberapa tahun sebelumnya Pesta Lingkungan Hidup kembali di gelar oleh sekolahalam minangkabau, pesta lingkungan hidup merupakan acara tetap di sekolahalama minangkabau yang dimana bertujuan untuk menyadarkan kembali arti dari menjaga lingkungan, sebab semakin berkembangnya teknologi, maka semakin tertekan pula kesadaran setiap insan manusia untuk kembali memperhatikan dan menjaga lingkungannya.

Pesta lingkungan hidup ini digagas oleh komunitas sekolahalam minangkabau (eco-sam) dimana mereka yang terlibat adalah orang-orang yang konsisten untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Beberapa acara dilaksanakan di Pesta Lingkungan Hidup II ini, dimana setiap peserta ataupun orang yang akan datang menyaksikan kegiatan ini diwajibkan untuk menyumbangkan 2 buku bekas / barang bekas sebagai pengganti ticket mereka untuk menikmati beberapa stand dan pertunjukkan dari anak-anak di sekolahalam minangkabau

Continue reading

Graduation TK-B

Setiap  jenjang sekolah dan pendidikan pasti akan ada satu tingkat dimana tingkatan itu akan ada akhir, berakhirnya tingkat bukanlah berarti suatu proses belajar akan berakhir, tapi akan menunggu di tingkat se;anjutnya proses belajar yang lebih berat an menantang, sehingga butuh jiwa-jiwa yang bersemangat untuk semakin menggalinya.

Rabu, 22 juni 2011 adalah akhir  dari sebuah tingkatan dari jenjang TK-B, dimana anak-anak dari kelas TK-B  akan melanjutkan ke level selanjutnya yang lebih tinggi yaitu SD. TK-B sekolahalam minangkabau bersiap untuk menghadapi jenjang selanjutnya, namun sebelumnya acara Graduation (wisuda) dilakukan untuk menunjukkan kemampuan apa saja yang ada di dalam pribadi anak-anak TK-B.

Acara Graduation TK-B dilakukan secara sederhana di lingkungan sekolahalam minangkabau, sama seperti graduation-graduation sebelumnya dimana masih mengusung budaya 3R, kalau kata kepala sekolah nya biar “hemat”.

anak-anak TK-B bersama orang tua

sukses untuk anak-anak TK-B selalu menjadi pembelajar sepanjang hayat